Blogroll

Bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa mengajarkan suatu ilmu, maka dia mendapatkan pahala orang yang mengamalkannya, tidak mengurangi dari pahala orang yang mengamalkannya sedikitpun".
"Barangsiapa dikehendaki baginya kebaikan oleh Allah, maka Dia akan memberikan PEMAHAMAN AGAMA kepadanya.” (HR. Bukhari no. 71 dan Muslim no. 1037)

Pages

Minggu, 12 Juni 2011

Ketika Beda Weton Sumber Perselisihan

Beda Weton Sumber Perselisihan
Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.
Ustadz, ana dan suami sering bertengkar sehingga membuat suasana rumah tangga menjadi tidak nyaman. Kata orang-orang, hal itu disebabkan oleh weton (hari lahir)saya dan suami yang sama. Bagaimana pendapat Ustadz dalam hal ini dan apa yang harus saya lakukan untuk membuat keluarga menjadi sakinah?
Atas nasihat Ustadz, saya haturkan beribu-ribu terima kasih. Jazakumullah khairan katsiran
Wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.
Daryani- Klaten
Wa’alaikum salam wa rahmatullahi wa barakatuh.
Ibu Daryani yang dirahmati Allah, tidak benar jika keadaan sebuah rumah tangga yang kacau disebabkan oleh persamaan atau perbedaan weton. Lagipula, siapa yang bisa meminta lahir di hari ini atau di hari itu? Kesemuanya adalah mutlak hak Allah. Karena itu, jangan percaya terhadap apa yang disampaikan orang-orang itu. Bisa-bisa, ibu menjadi musyrik jika mempercayai khurafat seperti itu. Na’udzu billahi min dzalik!
Ibu yang baik, prinsip utama dari kesuksesan manusia di dunia dan akhirat adalah kebersihan hati dan amal shalih. Seberapa bersih hati kita agar siap menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah, karena seringkali ia tidak sejalan dengan keinginan nafsu kita. Juga seberapa banyak, akhirnya, amal shalih yang  bisa kita kerjakan.
Dalam kasus ibu, kemungkinan ada yang tidak beres dalam pelaksanaan kewajiban dan pembagian peran di dalam rumah tangga. Serta tidak adanya standar kebenaran baku yang diikuti, yaitu syariat islam. Sehingga terjadi tumpang tindih di satu sisi, pengabaian di sisi lain, serta saling tidak mau mengalah sebab masing-masing merasa benar.
Cobalah untuk belajar atau menghadiri kajian-kajian tentang keluarga sehingga Anda berdua memiliki bekal ilmu yang cukup. Selain memudahkan pembentukan sebuah keluarga yang baik, insyaallah, ia juga akan memudahkan ibu dan bapak untuk melakukan instropeksi demi pembenahan ke arah yang lebih baik.
Selain daripada itu, komunikasi yang baik, kebersamaan yang cukup, komitmen yang kuat, kesiapan menghadapi konflik, penghargaan akan perasaan dan kerja pasangan yang memadai, juga keseimbangan dalam semua aspek khidupan, menjadi pilar-pilar yang harus ditegakkan.
Semoga ibu dan bapak bisa cepat melakukan perubahan, dan semoga Allah memudahkan semua jalan. Demikian dan semoga bermanfaat.

0 komentar:

Poskan Komentar

Jazakallah