Blogroll

Bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa mengajarkan suatu ilmu, maka dia mendapatkan pahala orang yang mengamalkannya, tidak mengurangi dari pahala orang yang mengamalkannya sedikitpun".
"Barangsiapa dikehendaki baginya kebaikan oleh Allah, maka Dia akan memberikan PEMAHAMAN AGAMA kepadanya.” (HR. Bukhari no. 71 dan Muslim no. 1037)

Pages

Kamis, 12 Mei 2011

Takbir Lumpuhkan Penjajah

Bismillahirrahmanirrahim,
Merdeka!!!
Saoedara-saoedara ra’jat djelata di seloeroeh Indonesia, teroetama pendoedoek di Soerabaja,
Kita semoeanja telah mengetahoei bahwa pada hari ini tentara Inggeris menjebarkan pamflet-pamflet jang memberikan soeatoe antjaman kepada kita semoea.kita diwadjibkan oentoek dalam waktoe jang mereka tentoekan, menjerahkan sendjata-sendjata jang kita reboet dari tentara Djepang.
Mereka telah minta soepaja kita datang pada mereka itoe dengan mengangkat tangan.
Mereka telah minta soepaja kita datang kepada mereka itoe dengan membawa bendera poetih tanda menjerah kepada mereka, saoedara-saoedara, pertempoeran-pertempoeran jang lampaoe, kita sekalian telah menoendjoekkan bahwa ra’jat Indonesia di Soerabaja,
Pemoeda-pemoeda jang berasal dari Maloekoe,
Pemoeda-pemoeda jang berasal dari Soelawesi,
Pemoeda-pemoeda jang berasal dari Poelaoe Bali,
Pemoeda-pemoeda jang berasal dari Kalimantan,
Pemoeda-pemoeda dari seloeroeh Soematra,
Pemoeda Atjeh, Pemoeda Tapanaoeli dan seloeroeh pemoeda jang ada di Soerabaja ini, di dalam pasoekan-pasoekan mereka masing-masing dengan pasoekan-pasoekan ra’jat yang dibentuk di kampoeng-kampoeng, telah menoendjoekkan satoe pertahanan jang tidak bisa didjebol, telah menoenjoekkan satoe kekoeatan sehingga mereka itoe, terdjepit dimana-mana hanja karena taktik jang litjik dari mereka itoe, saoedara-saoedara. Dengan mendatangkan presiden dan pemimpin-pemimpin lainnja ke Soerabaja ini, maka kita toendoek oentoek menghentikan pertempoeran.
Tetapi pada masa itoe,mereka telah memperkoeat diri, dan setelah koeat sekarang inilah keadannja.
Saoedara-saoedara, kita semoeanja, kita bangsa Indonesia jang ada di Soerabaja ini akan menerima tantangan dari tentara Inggeris ini.
Dan kalaoe pimpinan tentara Inggeris di Soerabaja ingin mendengarkan djawaban ra’jat Indonesia, ingin mendengar djawaban seloeroeh pemoeda Indonesia jang ada di Soerabaja ini, dengarkanlah ini hai tentara Inggeris, ini djawaban ra’jat Soerabaja, ini djawaban pemoeda Indonesia kepada kaoe sekalian hai tentara Inggeris.
Kaoe menghendaki bahwa kita ini akan membawa bendera poetih takloek kepadamoe, menjuruh kita mengangkat tangan datang kepadamoe, kaoe menjuruh kita membawa sendjata-sendjata yang kita rampas dari Djepang oentoek diserahkan kepadamoe.
Toentoetan itoe walaoepoen kita tahoe bahwa kaoe sekalian akan mengantjam kita oentoek menggempoer kita dengan seloeroeh kekoeatan jang ada,
Tetapi inilah djawaban kita:
Selama banteng-banteng Indonesia masih mempoenjai darah merah jang dapat membikin setjarik kain poetih menjadi merah dan poetih, maka selama itoe tidak akan kita maoe menjerah kepada siapapoen djoega!
Saoedara-saoedara ra’jat Soerabaja, siaplah keadaan genting tetapi saja peringatkan sekali lagi, djangan moelai menembak, baroe kalaoe kita ditembak, maka kita ganti menjerang mereka itoe.
Kita toenjoekkan bahwa kita adalah benar-benar orang jang ingin merdeka.
Sembojan kita tetap: MERDEKA ataoe MATI!
Dan kita jakin, saoedara-saoedara, pada achirnja pastilah kemenangan akan djatoeh ke tangan kita sebab Allah selaloe di pihak jang benar, pertjajalah saoedara-saoedara, Toehan akan melindoengi kita sekalian.
Allahoe Akbar…!
Allahoe Akbar…!
Allahoe Akbar…!
Merdeka!!!

-------------------------------------------------------
Pidato Bung Tomo 10 November 1945

0 komentar:

Poskan Komentar

Jazakallah