Blogroll

Bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa mengajarkan suatu ilmu, maka dia mendapatkan pahala orang yang mengamalkannya, tidak mengurangi dari pahala orang yang mengamalkannya sedikitpun".
"Barangsiapa dikehendaki baginya kebaikan oleh Allah, maka Dia akan memberikan PEMAHAMAN AGAMA kepadanya.” (HR. Bukhari no. 71 dan Muslim no. 1037)

Pages

Kamis, 12 Mei 2011

Cara Mereka Hancurkan Islam

Ketakutan terhadap Islam (Islamophobia) adalah penyakit kronis akut yang menjadi ciri khas orientalis. Orientalis yang dimaksud adalah orang-orang yang memiliki gaya berpikir macam orang-orang Amerika dan Eropa, tak peduli apa agamanya, warna kulitnya, suku bangsa, pekerjaannya.

Secara umum, strategi yang dilakukan adalah dengan menyesatkan mereka dengan cara:
1.  Revisi. Sedapat mungkin memberikan penafsiran yang menguntungkan pribadi atas ajaran beserta ayat-ayat Al Quran dan Hadits kemudian mempengaruhi muslim untuk sependapat dengan penafsiran tersebut. Jika perlu bentuk Islam menjadi agama baru yang jauh dari konsep Islam, sebagaimana yang telah digunakan umat Yahudi mencetuskan konsep Trinitas ke dalam kristen.
2. Campur aduk. Campuradukkan yang benar dengan yang salah. Munculkan kesan kebenaran itu tidak lagi  murni apalagi suci.
3. Sembunyikan kebenaran. Rahasiakan yang benar. Simpan rapat-rapat, jangan sampai diketahui oleh muslim.
4. Timbulkan keraguan. Menjadikan muslim ragu atas kebenaran Al Quran, ke-rasul-an Muhammad SAW, adanya Allah.
5. Pura-pura memeluk Islam. Bergaul dengan muslim secara baik-baik, ajak diskusi, sesatkan pemikiran/aqidahnya.




Berikut adalah strategi yang direkomendasikan para orientalis ulung.

I. Strategi Richard D.
Richard D rajin melakukan penelitian terhadap muslim di Arab dan Afrika, terutama kaum fundamentalis muslim. Hasil penelitiannya ini dilaporkan kepada pemerintah merika Serikat untuk dikembangkan dan dijadikan bahan pertimbangan dalam menyusun kebijakan Amerika Serikat. Dalam bukunya yang berjudul Fundamentalism in Arab Wrld, ia merekomendasikan:
a. Kepada Pemerintah Amerika Serikat  dan negara-negara Barat untuk menakut-nakuti kaum muslimin dan non-muslim tergadap bahaya kebangkitan Islam dan menekan Islamsedemikian rupa agar mudah dikendalikan.
b. Kepada Pemerintah Arab:
1. Jangan mengangap enteng kekuatan kaum fundamentalis Islam, terutama pengaruh dan cepatnya perkembangannya, konsistensinya, dan pengorganisasiannya.
2. Jangan menggunakan senjata agama dalam menekansekte-sekte Islam, baik dengan cara menyeluruh maupun sebagian. Sebab untuk mewujudkan target politik tentu tidak akan sejalan dengan jiwa dan semangat fundamentalis.
3. Membuat kebijakan politik baik itu dalam negeri maupun luar negeri yang disamakan dengan moral dan adat setemat.
Berusaha mengganti organisasi Islam yang ampu memenuhi kehidupan dan mengganti fundamentalis ekstrem.
4. Membentuk struktur organisasi baru yang tidak terlalu ekstrem juga tak dominan.


II. Strategi Herman Aylet
Herman Aylets dikenal sebagai diplomat yang berpengalaman di bidang intelijen. Rekomendasinya kepadaPemerintah Amerika Serikat adalah:
1. Mengadakan pendekatan sekaligus dialog dengan tokoh pergerakan Islam secara langsung. Dan hendaknya pendekatan ini dilakukan oleh angota kongres atau juru bicaranya yang ulung.
2. Mencuci otak pemuda muslim, dengan cara: memberi beasiswa dan program pertukaran pelajar dengan Amerika Serikat.
3. Mengajarkan kepada para diplomat untuk menguasai bahasa penduduk dan kebudayaan negara tujuan.
4. Hati-hati jangan sampai melakukan hal yang dapat menimbulkan nasionalisme dan semangat juang orang Arab terutama kaum fundamentalis.
5. Tampilkan citra Amerika sebaik mungkin, termasuk berkenaan dengan Israel. Misalnya: katakan bahwa Amerika mengutuk perbuatan Israel dan mengecam permusuhannya atas Palestina. Cuku dengan kata-kata saja, tapi sejatinya tetap mendudkung eksistensi Israel.
6. Selalu berusaha mengkaji ulang (evaluasi) taktik yang digunakan untuk memecah belah Islam, misalnya dengan menciptakan berbagai sekte dan artai olitik.

III. Strategi Daniel
Rekomendsi kepada Amerika Serikat dan antek-anteknya:
1. Jangan memberikan bantuan dalam bentuk apapun kepada fundamentalis, tapi tetap berikan penertian pada mereka bahwa menjalin hubungan dengan Aerika akan sangat membantu untuk memperoleh kedudukan/jabatan di pemerintahan.
2. Mengurangi ikatan resmi antara negara Arab dengan Amerika. Hubungannya secara sembunyi-sembunyi saja.
3. Tokoh Islam tidak boleh diberi hak menentukan hubungan dengan Amerika. Pembuatan keputusan dilakukan sepihak Amerika dan anteknya.

IV. Strategi Richard Michael
Agen CIA ini memberikan tips menangani Islam, terutama pergerakan Islam yang dilakukan oleh Ikhwanul Muslimin di Mesir. Ia merekomendasikan taktik untuk menghancurkan gerakan Islam, yang ditulisnya dengan judul "Keputusan Penting bagi Dinas Rahasia Amerika Serikat". Antara lain sebagai berikut:
1. Mengatur secara bertahap dan meninggalkan sikap frontal cukup dengan mengusik para pemimpinnya dulu.
2. Bagi para penguasa yang ingin menghapus gerakan Islam, maka kami nasehatkan untuk mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:
a. Memberikan jabatan tinggi kepada salah seorang di antara mereka yang memungkinkan untuk mereka menyelesaikan tugasnya dengan aman. Berikan mereka juga bawahannya, imbalan materi yang banyak dan menggiurkan, sehingga dapat kita manfaatkan sebaik mungkin.
b. mengadakan kerjasama yang menguntungkan dengan negara penghasil minyak, sehingga dapat menjauhkan mereka dari kegiatan pergerakan Islam.
3. Dalam menangani para pemuda, kita fokuskan kepada:
a. Berusaha untuk menguras kekuatan mereka yang membara dalam aktivitas peribadatan, yang diatur oleh pemuka agama yang dirancang sesuai kepentingan politik penguasa.
b. Memperdalam dan memeruncing khilafiyah madzhabdan furu'iyyah serta membesar-besarkan masalah tersebut dalam benak mereka.
c.Mendorong kegiatan yang menyerang sunnah nabawiyyahdan menaburkan benih keraguan di dalamnya serta sumber-sumber dasar ajaran Islam lainnya.
d. Membuat organisasi Islam jadi simpang siur, menyebarluaskan permusuhan dan adu domba di antara mereka.
e. mengerahkan minat tangap pemuda-pemudi Islam untuk mendalami Islam, khususnya muslimatnya untuk tetap diberi kelonggaran memakai busana muslimah (jilbab), tetapi secara ersamaan mereka diaktifkan dalam kegiatan jurnalistik dan budaya sejalan (saat ini).
f. menyinambungkan lembaga pendidikandengan berbagai jenjangnya hanya terbatas dalam jama'ah Islam, menyempitkan dan membatasi jumlahnya.

0 komentar:

Poskan Komentar

Jazakallah