Seorang muslim wajib menghadiri undangan saudaranya apabila diundang, memberinya nasihat apabila diminta, memenuhi sumpahnya apabila bersumpah, mendoakannya apabila bersin, mengucapkan salam apabila bertemu, menjenguknya bila sakit, melayatnya bila meninggal.
Dalam urusan darah, Allah Subhanahu wa Ta'ala menyiapkan sanksi yang sangat keras. Orang yang menumpahkan darah yang tidak dibenarkan berhak mendapat murka dan laknat dari Allah di dunia dan akhirat. Allah Taโala berfirman,
ููู
ููู ููููุชููู ู
ูุคูู
ูููุง ู
ูุชูุนูู
ููุฏูุง ููุฌูุฒูุงุคููู ุฌููููููู
ู ุฎูุงููุฏูุง ูููููุง ููุบูุถูุจู ุงูููููู ุนููููููู ููููุนููููู ููุฃูุนูุฏูู ูููู ุนูุฐูุงุจูุง ุนูุธููู
ูุง
โDan barang siapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja, maka balasannya ialah Jahanam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan adzab yang besar baginya.โ (QS. Al-Nisaโ: 93)
Allah telah menetapkan qishash sebagai sanksi yang adil dalam kasus pembunuhan dengan sengaja. Hikmahnya: untuk mencegah orang yang punya niatan jahat ini, untuk melapangkan dada keluarga korban, dan sebagai upaya untuk membersihkan masyarakat dari benih-benih tindak kriminal yang sangat tercela ini.
Allah Taโala berfirman,
ููุง ุฃููููููุง ุงูููุฐูููู ุขูู
ููููุง ููุชูุจู ุนูููููููู
ู ุงููููุตูุงุตู ููู ุงููููุชูููู
โHai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishaash berkenaan dengan orang-orang yang dibunuhโฆโ (QS. Al-Baqarah: 178)
ููููููู
ู ููู ุงููููุตูุงุตู ุญูููุงุฉู ููุง ุฃููููู ุงููุฃูููุจูุงุจู ููุนููููููู
ู ุชูุชููููููู
โDan dalam kisas itu ada (jaminan kelangsungan) hidup bagimu, hai orang-orang yang berakal, supaya kamu bertakwa.โ (QS. Al-Baqarah: 179)
ููู
ููู ููุชููู ู
ูุธููููู
ูุง ููููุฏู ุฌูุนูููููุง ููููููููููู ุณูููุทูุงููุง ููููุง ููุณูุฑููู ููู ุงููููุชููู ุฅูููููู ููุงูู ู
ูููุตููุฑูุง
โDan barang siapa dibunuh secara dzalim, maka sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepada ahli warisnya, tetapi janganlah ahli waris itu melampaui batas dalam membunuh. Sesungguhnya ia adalah orang yang mendapat pertolongan.โ (QS. Al-Israโ: 33)
Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda,
ูุง ููุญูููู ุฏูู
ู ุงู
ุฑูุฆู ู
ูุณููู
ู ุฅูุงูู ุจูุฅุญูุฏูู ุซููุงุซู : ุงูุซูููููุจู ุงูุฒููุงููู ุ ูุงูููููุณู ุจุงูููููุณู ุ ูุงูุชููุงุฑููู ููุฏููููู ุงูู
ููุงุฑููู ูููุฌู
ุงุนูุฉู
โTidak halal (ditumpahkan) darah seorang muslim yang bersaksi tidak ada ilah yang patut untuk disembah kecuali Allah dan aku adalah utusan-Nya, melainkan karena salah satu dari tiga sebab berikut; pelaku zina yang telah berkeluarga, jiwa dengan jiwa (qishash pembunuhan), dan orang yang meninggalkan agama serta jamaโahnya (murtad).โ (HR. Muttafaq โalaih)
Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam sangat memperhatikan persoalan tentang darah. Beliau bersabda,
ูููู ููุฒูุงูู ุงููู
ูุคูู
ููู ููู ููุณูุญูุฉู ู
ููู ุฏูููููู ู
ูุง ููู
ู ููุตูุจู ุฏูู
ูุง ุญูุฑูุงู
ูุง
โSeorang mukmin masih dalam kelapangan agamanya (untuk menjadi orang taat dan diampuni dosa-dosanya) selama dia tidak menumpahkan darah yang haram.โ (HR. Bukhari)
Ibnu Umar radliyallaahu 'anhuma berkata, โSesungguhnya di antara perkara yang membinasakan yang tidak ada jalan keluar bagi siapa yang menjerumuskan diri ke dalamnya adalah menumpahkan darah yang haram tanpa ada sebab yang menghalalkannya.โ (HR. Al-Bukhari)
Dari Abi Bakrah radliyallaahu 'anhu berkata, Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda, โApabila dua orang muslim saling meghunuskan pedang, maka yang membunuh dan yang dibunuh berada dalam neraka.โ Lalu aku bertanya, โYa Rasulullah, kalau si pembunuh masuk neraka kami maklumi, lalu bagaimana dengan yang dibunuh?โ Beliau menjawab, โKarena dia (yang terbunuh) ingin sekali membunuh saudaranya.โ (Muttafaq โalaih)
Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam menegaskan tentang haramnya darah, harta, dan kehormatan kaum muslimin. Beliau shallallaahu 'alaihi wasallam menjadikannya laksana kehormatan hari Arafah di bulan Dzil Hijjah di negeri Allah yang haram (mulia). Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda,
ุฅูููู ุฏูู
ูุงุกู ููู
ู ููุฃูู
ูููุงููููู
ู ููุฃูุนูุฑูุงุถูููู
ู ุญูุฑูุงู
ู ุนูููููููู
ู ููุญูุฑูู
ูุฉู ููููู
ูููู
ู ูุฐูุง ููู ุดูููุฑูููู
ู ูุฐูุง ููู ุจูููุฏูููู
ู ูุฐูุง ููุณูุชููููููููู ุฑูุจููููู
ู ููููุณูุฃูููููู
ู ุนููู ุฃูุนูู
ูุงููููู
ู ุฃูููุง ููููุง ุชูุฑูุฌูุนููุง ุจูุนูุฏูู ุถููููุงููุง ููุถูุฑูุจู ุจูุนูุถูููู
ู ุฑูููุงุจู ุจูุนูุถู
"Sesungguhnya darah, harta dan kehormatan kamu adalah haram atas kamu seperti haramnya hari kamu ini, dalam bulan kamu ini, di negeri kamu ini. Dan kelak kamu akan bertemu dengan Rabb-mu lalu Dia akan menanyakan tentang amal-amalmu. Karena itu janganlah kamu kembali kepada kekufuran atau kesesatan sesudahku, yaitu dengan sebagianmu membunuh atas bagaian yang lain." ( HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam juga sangat keras dalam masalah kehormatan seorang muslim. Beliau menjadikan perilaku mencela seorang muslim sebagai tindakan fasik dan membunuhnya sebagai tindakan kufur. Beliau shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda,
ุณูุจูุงุจู ุงููู
ูุณูููู
ู ููุณูููู ููููุชูุงูููู ููููุฑู
โMencela seorang muslim adalah kefasikan sedangkan membunuhnya adalah kekufuran.โ (Muttafaq โalaih)
Bahkan hanya mengacungkan senjata kepada seorang muslim menyebabkannya dilaknat oleh malaikat. Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda, โSiapa yang mengacungkan sepotong besi kepada saudaranya, maka malaikat akan melaknatnya, walaupun dia itu saudara sebapak atau seibu.โ (HR. Muslim dari Abi Hurairah)
Dari Abu Musa al-Asyโari radliyallaahu 'anhu berkata, Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda: โApabila salah seorang dari kalian berlalu di masjid atau pasar kami dangan membawa tombak, maka hendaknya ia memegang ujungnya atau hendaknya ia menggenggam dengan tangannya, agar tidak ada sesuatupun dari senjata-senjata tersebut yang menimpa salah seorang dari kaum muslimin." (Muttafaqโalaih)
Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam juga menjelaskan bahwa persoalan yang pertama kali akan diadili pada hari kiamat adalah persoalan darah. Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda, โPerkara pertama di antara manusia yang akan divonis pada hari kiamat adalah dalam perkara darah.โ (HR. Muslim)
Allah telah mengajarkan kepada hamba-hamba-Nya beriman beberapa adab dan aturan dalam berinteraksi sesama mereka. Allah melarang mengolok-olok, mengumpat, memanggil dengan panggilan yang jelek, berperasangka buruk, mencari-cari kesalahan, dan menggunjing. Allah Taโala berfirman,
ููุง ุฃููููููุง ุงูููุฐูููู ุขูู
ููููุง ููุง ููุณูุฎูุฑู ููููู
ู ู
ููู ููููู
ู ุนูุณูู ุฃููู ููููููููุง ุฎูููุฑูุง ู
ูููููู
ู ููููุง ููุณูุงุกู ู
ููู ููุณูุงุกู ุนูุณูู ุฃููู ููููููู ุฎูููุฑูุง ู
ูููููููู ููููุง ุชูููู
ูุฒููุง ุฃูููููุณูููู
ู ููููุง ุชูููุงุจูุฒููุง ุจูุงููุฃูููููุงุจู ุจูุฆูุณู ุงููุงุณูู
ู ุงููููุณูููู ุจูุนูุฏู ุงููุฅููู
ูุงูู ููู
ููู ููู
ู ููุชูุจู ููุฃููููุฆููู ููู
ู ุงูุธููุงููู
ูููู ููุง ุฃููููููุง ุงูููุฐูููู ุขูู
ููููุง ุงุฌูุชูููุจููุง ููุซููุฑูุง ู
ููู ุงูุธููููู ุฅูููู ุจูุนูุถู ุงูุธููููู ุฅูุซูู
ู ููููุง ุชูุฌูุณููุณููุง ููููุง ููุบูุชูุจู ุจูุนูุถูููู
ู ุจูุนูุถูุง ุฃูููุญูุจูู ุฃูุญูุฏูููู
ู ุฃููู ููุฃููููู ููุญูู
ู ุฃูุฎูููู ู
ูููุชูุง ููููุฑูููุชูู
ูููู ููุงุชูููููุง ุงูููููู ุฅูููู ุงูููููู ุชููููุงุจู ุฑูุญููู
ู
โHai orang-orang yang beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barang siapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang dzalim. Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.โ (QS. Al-Hujurat: 11-12)
Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam telah menjelaskan hak-hak muslim atas sesamanya dalam sabdanya,
ุงููู
ูุณูููู
ู ุฃูุฎูู ุงููู
ูุณูููู
ู ููุง ููุธูููู
ููู ููููุง ููุณูููู
ููู ููู
ููู ููุงูู ููู ุญูุงุฌูุฉู ุฃูุฎูููู ููุงูู ุงูููููู ููู ุญูุงุฌูุชููู ููู
ููู ููุฑููุฌู ุนููู ู
ูุณูููู
ู ููุฑูุจูุฉู ููุฑููุฌู ุงูููููู ุนููููู ููุฑูุจูุฉู ู
ููู ููุฑูุจูุงุชู ููููู
ู ุงููููููุงู
ูุฉู ููู
ููู ุณูุชูุฑู ู
ูุณูููู
ูุง ุณูุชูุฑููู ุงูููููู ููููู
ู ุงููููููุงู
ูุฉู
โSeorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya. Dia tidak boleh mendzaliminya dan menyerahkannya kepada musuh. Dan siapa yang berusaha memenuhi kebutuhan saudaranya maka Allah akan memenuhi kebutuhannya. Siapa yang menghilangkan kesusahan seorang muslim, maka Allah akan menghilangkan darinya kesusahan pada hari kiamat. Barangsiapa menutupi aib seorang muslim, maka Allah akan menutup aibnya pada hair kiamat.โ (Muttafaq โalaih)
Makna ููููุง ููุณูููู
ููู adalah tidak membiarkannya bersama orang yang menyakitinya dan dalam penderitaannya, tetapi akan menolong dan membelanya.
Sedangkan makna ููู
ููู ุณูุชูุฑู ู
ูุณูููู
ูุง adalah jika melihatnya berbuat buruk tidak lantas disebarkan di tengah-tengah manusia. Hal ini tidak menafikan inkarul munkar (mengingkari kemungkaran) antara dirinya dan saudaranya. Menutupi aib terletak pada kemaksiatan yang telah dilakukannya. Sedangkan inkarul munkar letaknya pada kemaksiatan yang menjadi pekerjaannya. Mengingkari kemungkarannya adalah wajib dan kalau tidak bisa maka ia melaporkannya kepada hakim.
Dari al-Baraโ radliyallaahu 'anhu berkata, โNabi shallallaahu 'alaihi wasallam memerintahkan kepada kita tujuh perkara dan melarang kita dari tujuh perkara. Beliau memerintahkan kami untuk mengantarkan jenazah, menjenguk orang sakit, memenuhi undangan, menolong orang teraniaya, memenuhi sumpah, menjawab salam dan mendakan orang yang bersin. Beliau melarang kami dari memakai bejana perak, cincin emas, sutra, Dibaj (kain sutera dari Persia), Qasi (kain sutera dari Mesir), dan Istabraq (kain dari benang emas sutra).โ (HR. Al-Bukhari)
Dari Abu Hurairah radliyallaahu 'anhu berkata, Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda,
ููุง ููุณูุชูุฑู ุนูุจูุฏู ุนูุจูุฏูุง ููู ุงูุฏููููููุง ุฅููููุง ุณูุชูุฑููู ุงูููููู ููููู
ู ุงููููููุงู
ูุฉู
โTidaklah seorang hamba menutupi aib hamba lainnya di dunia kecuali Allah akan menutupi aibnya pada hari hari kiamat.โ (HR. Muslim)
Dari Abu Hurairah radliyallaahu 'anhu berkata, aku mendengar Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda,
ุญูููู ุงููู
ูุณูููู
ู ุนูููู ุงููู
ูุณูููู
ู ุณูุชูู : ุฅุฐูุง ูููููุชู ููุณููููู
ู ุนููููููู ุ ููุฅูุฐูุง ุฏูุนูุงู ููุฃูุฌูุจููู ุ ููุฅูุฐูุง ุงุณูุชูููุตูุญูู ููุงููุตูุญููู ุ ููุฅูุฐูุง ุนูุทูุณู ููุญูู
ูุฏู ุงูููููู ููุดูู
ููุชููู ุ ููุฅูุฐูุง ู
ูุฑูุถู ููุนูุฏููู ุ ููุฅูุฐูุง ู
ูุงุชู ููุงุชููุจูุนููู
โHak muslim atas muslim lainnya ada enam: apabila engkau bertemu dengannya maka ucapkan salam, apabila dia mengundangmu maka penuhilah undangannya, apabila dia meminta nasihat kepadamu maka nasihati dia, apabila dia bersin lalu memuji Allah maka doakan dia, apabila dia sakit maka jenguklah, Dan apabila dia wafat maka ikutilah (yakni mengantarkannya ke pekuburan).โ (HR. Muslim)
Dari Anas bin Malik radliyallaahu 'anhu berkata, Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda, โTolonglah saudaramu yang berbuat dzalim dan yang didzalimi.โ Para sahabat bertanya, โIni yang terdzalimi kami akan menolongnya, lalu bagaimana kami bisa menolong yang mendzalimi?โ Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam menjawab, โAmbillah kedua tangannya (cegah dia dari berbuat dzalim).โ (Muttafaq โalaih)
Dari Abu Musa radliyallaahu 'anhu berkata, Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda,
ุงููู
ูุคูู
ููู ููููู
ูุคูู
ููู ููุงููุจูููููุงูู ููุดูุฏูู ุจูุนูุถููู ุจูุนูุถูุง
โOrang mukmin dengan mukmin lainnya laksana satu bangunan, satu dengan yang lainnya saling menguatkan.โ Lalu beliau shallallaahu 'alaihi wasallam lalu beliau menautkan antar jari-jemarinya. (Muttafaq โalaih)
Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam mengibaratkan saluruh kaum mukminin laksana satu tubuh. Beliau shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda,
ู
ูุซููู ุงููู
ูุคูู
ูููููู ููู ุชูููุงุฏููููู
ู ููุชูุฑูุงุญูู
ูููู
ู ููุชูุนูุงุทูููููู
ู ู
ูุซููู ุงููุฌูุณูุฏู ุงููููุงุญูุฏู ุฅูุฐูุง ุงุดูุชูููู ู
ููููู ุนูุถููู ุชูุฏูุงุนูู ูููู ุณูุงุฆูุฑู ุงููุฌูุณูุฏู ุจูุงูุณููููุฑู ููุงููุญูู
ููู
โPerumpamaan orang-orang yang beriman dalam hal kasih sayang, kecintaan dan kelemah-lembutan diantara mereka adalah bagaikan satu tubuh, apabila ada satu anggotanya yang sakit maka seluruh tubuh juga merasakan demam dan tidak bisa tidur.โ (Muttafaqun โAlaihdari al-Nuโman bin Basyir)
Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam telah melarang sejumlah akhlak jelek yang bisa merusak hubungan sesama sekaligus menguatkan akan mulianya darah, harta, dan kehormatan seorang muslim. Dari Abu Hurairah radliyallaahu 'anhu berkata, Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda,
ููุง ุชูุญูุงุณูุฏููุง ููููุง ุชูููุงุฌูุดููุง ููููุง ุชูุจูุงุบูุถููุง ููููุง ุชูุฏูุงุจูุฑููุง ููููุง ููุจูุนู ุจูุนูุถูููู
ู ุนูููู ุจูููุนู ุจูุนูุถู ููููููููุง ุนูุจูุงุฏู ุงูููููู ุฅูุฎูููุงููุง ุงููู
ูุณูููู
ู ุฃูุฎูู ุงููู
ูุณูููู
ู ููุง ููุธูููู
ููู ููููุง ููุฎูุฐููููู ููููุง ููุญูููุฑููู ุงูุชููููููู ููุงููููุง ููููุดููุฑู ุฅูููู ุตูุฏูุฑููู ุซูููุงุซู ู
ูุฑููุงุชู ุจูุญูุณูุจู ุงู
ูุฑูุฆู ู
ููู ุงูุดููุฑูู ุฃููู ููุญูููุฑู ุฃูุฎูุงูู ุงููู
ูุณูููู
ู ููููู ุงููู
ูุณูููู
ู ุนูููู ุงููู
ูุณูููู
ู ุญูุฑูุงู
ู ุฏูู
ููู ููู
ูุงูููู ููุนูุฑูุถููู
โJanganlah kalian saling hasad, saling berbuat najasy (menawar lebih tinggi untuk mengecoh pembeli), saling membenci, saling membelakangi, dan janganlah salah seorang di antara kalian menjual barang yang sudah terjadi transaksi jual beli oleh orang lain, dan jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara. Seorang muslim itu saudara bagi muslim yang lain, tidak boleh menzhaliminya, menelantarkannya (tidak peduli padanya), menghinanya. Taqwa tempatnya di sini, -beliau menunjuk ke dadanya sebanyak tiga-. Cukuplah seseorang itu dikatakan telah berbuat kejelekan manakala telah merendahkan saudaranya sesama muslim. Setiap muslim atas muslim yang lain itu haram darahnya, harta, dan kehormatannya.โ (HR. Muslim)
Dari Abu Hurairah radliyallaahu 'anhu, Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda,
ุฅููููุงููู
ู ููุงูุธููููู ููุฅูููู ุงูุธููููู ุฃูููุฐูุจู ุงููุญูุฏููุซู ููููุง ุชูุญูุณููุณููุง ููููุง ุชูุฌูุณููุณููุง ููููุง ุชูููุงููุณููุง ููููุง ุชูุญูุงุณูุฏููุง ููููุง ุชูุจูุงุบูุถููุง ููููุง ุชูุฏูุงุจูุฑููุง ููููููููุง ุนูุจูุงุฏู ุงูููููู ุฅูุฎูููุงููุง
โJauhilah olehmu berperangka karena dia adalah perkataan paling dusta. Janganlah mencari-cari kesalahan orang, saling bersaing (dalam urusan dunia), saling dengki, saling membenci, saling membuang muka. Dan jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara.โ (HR. Muslim)
Dari Abu Ayyub al-Anshari radliyallaahu 'anhu, Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda,
ููุง ููุญูููู ููู
ูุณูููู
ู ุฃููู ููููุฌูุฑู ุฃูุฎูุงูู ูููููู ุซูููุงุซู ููููุงูู ููููุชูููููุงูู ููููุนูุฑูุถู ููุฐูุง ููููุนูุฑูุถู ููุฐูุง ููุฎูููุฑูููู
ูุง ุงูููุฐูู ููุจูุฏูุฃู ุจูุงูุณููููุงู
ู
โTidak halal seorang muslim mendiamkan saudaranya lebih dari tiga malam. Keduanya bertemu lalu yang satu berpaling ke sini dan yang satu berpaling ke sana. Yang terbaik dari keduanya adalah yang memulai mengucapkan salam.โ (Muttafaq โalaih)
Dari Abu Hurairah radliyallaahu 'anhu, Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda,
ุชูููุชูุญู ุฃูุจูููุงุจู ุงููุฌููููุฉู ููููู
ู ุงููุงุซููููููู ููููููู
ู ุงููุฎูู
ููุณู ููููุบูููุฑู ููููููู ุนูุจูุฏู ููุง ููุดูุฑููู ุจูุงูููููู ุดูููุฆูุง ุฅููููุง ุฑูุฌูููุง ููุงููุชู ุจููููููู ููุจููููู ุฃูุฎูููู ุดูุญูููุงุกู ููููููุงูู ุฃูููุธูุฑููุง ููุฐููููู ุญูุชููู ููุตูุทูููุญูุง ุฃูููุธูุฑููุง ููุฐููููู ุญูุชููู ููุตูุทูููุญูุง ุฃูููุธูุฑููุง ููุฐููููู ุญูุชููู ููุตูุทูููุญูุง
โPintu-pintu surga dibuka pada hari Senin dan Kamis. Lalu setiap hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu akan diampuni, kecuali seorang yang bermusuhan dengan saudaranya. Lalu dikatakan: โTangguhkanlah dua orang ini sehingga keduanya berdamai, tangguhkanlah dua orang ini sehingga keduanya berdamai, tangguhkanlah dua orang ini sehingga keduanya berdamai.โ Dalam riwayat lain, โAmal-amal akan dilaporkan pada hari senin dan kamis, maka diampunilah . . .โ (HR. Muslim)
0 komentar:
Posting Komentar
Jazakallah