Blogroll

Bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa mengajarkan suatu ilmu, maka dia mendapatkan pahala orang yang mengamalkannya, tidak mengurangi dari pahala orang yang mengamalkannya sedikitpun".
"Barangsiapa dikehendaki baginya kebaikan oleh Allah, maka Dia akan memberikan PEMAHAMAN AGAMA kepadanya.” (HR. Bukhari no. 71 dan Muslim no. 1037)

Pages

Jumat, 28 Desember 2012

7 Alasan Mengapa Anda Harus Menghafal Al-Quran

Al-Quran merupakan kitab yang berisikan firman Allah, tak ada keraguan didalamnya. Sebagai manusia, hambaNya, seharusnya mempercayai dan melaksanakan apa-apa yang diperintahkan di dalamnya dan menjahui segala yang dilarangnya. Untuk melakukannya memang bukanlah hal yang mudah, oleh karena kita harus memahaminya dengan baik (mengkajinya). Untuk tingkatan yang lebih tinggi anda dapat menghafalnya, karena banyaknya manfaat dari menghafalkan kitab ini.
Apa yang terjadi jika kita hafal Al-Quran......Ribuan ayat akan selalu berada dalam otak dan hati kita, sehingga secara tidak langsung pasti akan merubah pola pikir anda menjadi lebih baik dan benar, pola pikir akan mengubah tindakan, tindakan akan mengubah perilaku, perilaku yang dilakukan terus-menerus akan merubah kebiasaan, kebiasaan akan berujung dengan perubahan karakter dan sifat seseorang. Sehingga akan merubah kehidupan anda jauh lebih baik. Anda akan menjadi sesorang yang lebih visioner yang berani memandang jauh & menatap masa depan dengan penuh kesuksesan. So, apa saja alasan kita lebih baik untuk menghafal Al-Quran, ini ada 7 Alasan Mengapa Anda Harus Menghafal Al-Quran:

1. Para penghafaz al-Quran merupakan orang yang dimuliakan oleh Allah S.W.T .
Sabda Rasulullah S.A.W. maksudnya : “Sesungguhnya Allah memiliki kerabat-kerabatnya di kalangan manusia”. Lalu mereka bertanya : “Siapakah mereka ya Rasulullah S.A.W?” Jawab baginda : “Mereka adalah ahli al-Quran, merekalah kerabat Allah (Ahlullah)  dan orang-orang pilihannya.” (Hadis Riwayat Ibnu Majah)

2. Penghafaz al-Quran juga diangkat sebagai pemimpin.
Nabi S.A.W. bersabda maksudnya : “Yang menjadi imam suatu kaum adalah yang paling banyak hafalannya.” (Hadis Riwayat Muslim)

3. Penghafaz al-Quran mendapat pengiktirafan dari Nabi S.A.W.
Terdapat dalam sirah selepas perang Uhud, Nabi S.A.W mengutamakan seorang syahid yang banyak hafalan al-Qurannya. “Adalah nabi mengumpulkan di antara dua orang syuhada Uhud kemudian baginda bersabda maksudnya:  “Manakah di antara keduanya yang lebih banyak hafal al-Quran, ketika ditunjuk kepada salah satunya, maka baginda mendahulukan pemakamannya di liang lahat.” (Hadis Riwayat Bukhari)

4. Al-Quran menjanjikan kebaikan.
Ini bersesuaian dengan firman Allah dalam surah Ali-Imran ayat 191 yang bermaksud, “Orang yang menyebut dan mengingati Allah semasa berdiri dan duduk, dan semasa mereka berbaring mengiring.” Berdasarkan ayat ini ulama tafsir menyatakan kelebihan hafiz yang boleh membaca al-Quran dalam setiap keadaan.   Ini berbeda dengan orang yang hanya boleh membaca melalui naskhah yang perlu disertakan dengan adab serta peraturan tertentu
Nabi S.A.W bersabda maksudnya : “Sebaik-baik kamu adalah yang mempelajari Al Quran dan yang mengajarkannya” (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim)
Kedua : Ganjaran di akhirat

5. Ibu bapa penghafaz al-Quran mendapat kemuliaan.
Nabi S.A.W. bersabda maksudnya : “Siapa membaca al-Quran dan beramal dengan apa yang terkandung dalamnya maka kedua dua ibu bapanya akan dipakaikan mahkota pada hari kiamat yang sinaran mahkota itu akan melebihi daripada cahaya matahari , sungguhpun matahari itu berada di dalam rumah-rumah kamu di dunia ini”.
(Hadis Riwayat Ahmad dan Abu Daud)
Allah SWT juga memberi jaminan ganjaran kepada ahli keluarga bagi hafiz al-Quran sebagaimana Rasulullah SAW sendiri pernah menyatakan bahawa ibu bapa bagi penghafaz al-Quran akan dimuliakan di akhirat termasuk sepuluh orang ahli keluarga yang turut menumpang syafaat memasuki syurga.
Sabda Rasulullah lagi, maksudnya : “Barangsiapa membaca Al Quran dan mengamalkannya, menghalalkannya yang halal dan mengharamkan yang haram maka Allah memasukkannya ke dalam syurga dan dia boleh memberi syafaat 10 orang keluarganya yang sudah pasti masuk neraka.” (Hadis Riwayat Tarmizi)

6. Penghafaz al-Quran akan mendapat syafaat (penolong).
Dari Abi Umamah ra. ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda maksudnya : “Bacalah olehmu al- Quran, sesungguhnya ia akan menjadi pemberi syafaat pada hari kiamat kepada para pembacanya (penghafalnya).”
(Hadis Riwayat Muslim)
Dari Abu Hurairah r.a. katanya Rasulullah S.A.W. bersabda,maksudnya : “Tidak ada orang yang berkumpul di salah satu rumah Allah untuk membaca dan mempelajari al-Quran,kecuali mereka akan memperolehi ketenteraman,diliputi rahmat,dikelilingi para malaikat dan mereka sentiasa disebut-sebut oleh Allah di kalangan para malaikat (yg di langit).”(Hadis Riwayat Muslim, At-Tirmizi,Ibnu Majah dan Abu Daud).

7. Penghafaz al-Quran mendapat ganjaran berlipat kali ganda.
Nabi S.A.W. bersabda maksudnya : “Sesiapa yang membaca satu huruf daripada kitab Allah (al-Quran) maka baginya (pembaca) dengannya (al-Quran) pahala dan pahala digandakan sepuluh sebagaimananya. Aku tidak kata bahawa “alif laam mim” itu satu huruf tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan mim itu satu huruf”.
(Hadis Riwayat Tarmizi)

0 komentar:

Poskan Komentar

Jazakallah