Blogroll

Bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa mengajarkan suatu ilmu, maka dia mendapatkan pahala orang yang mengamalkannya, tidak mengurangi dari pahala orang yang mengamalkannya sedikitpun".
"Barangsiapa dikehendaki baginya kebaikan oleh Allah, maka Dia akan memberikan PEMAHAMAN AGAMA kepadanya.” (HR. Bukhari no. 71 dan Muslim no. 1037)

Pages

Jumat, 18 November 2011

Auratku yang Ku Sayang

Seorang Lelaki Non Muslim Bertanya Kepada Lelaki Muslim.

Lelaki non muslim: “kenapa wanita agama kamu menutup aurat??” Lelaki muslim pun tersenyum sambil mengeluarkan dua buah permen dari dalam sakunya, lalu salah satu
permen dibuka bungkusnya, dan satunya lagi dibiarkan terbungkus. Kemudian dia melempar kedua permen itu ke lantai.
Lalu bertanya kepada lelaki non muslim. “diantara kedua permen itu, mana yang kamu
pilih??” Non muslim: “sudah pasti yang masih dalam
bungkusan” lelaki muslim: “begitulah kami melihat dan menghormati kaum wanita, agar mereka lebih terpelihara dan istimewa"

Begitupun juga seorang wanita,jika tubuhnya tidak tertutupi dengan baik maka itu akan membuat wanita dengan sendirinya akan merendahkan kehormatan dirinya sebagai wanita.Dalam aturan agama kita,islam itu lohh..para wanita ketika keluar rumah harus menutupi auratnya secara sempurna,kalau menutupi tapi ga seluruhnya ya sama aja boong,jadi kayak permen yang terbuka tadi.Begitullah islam sangat menjaga kehormatan wanita

Batasan aurat wanita
Aurat wanita adalah seluruh anggota tubuhnya kecuali wajah dan dua telapak tangannya. Leher dan rambutnya adalah aurat di hadapan lelaki ajnabi (bukan mahram) walaupun sehelai. Pendek kata, dari hujung rambut sampai hujung kaki kecuali wajah dan dua telapak tangan adalah aurat yang wajib ditutup. Hal ini berlandaskan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak darinya.” [Qs An-Nur (24):31].

Wahai Nabi! katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang Mukmin, ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya.” [Qs Al-Ahzab (33):59].


Dalil lain yang menunjukkan bahawasanya seluruh tubuh wanita adalah aurat kecuali wajah dan dua telapak tangan ialah sabda Rasulullah  kepada Asma’ binti Abu Bakar,

Wahai Asma’ sesungguhnya seorang wanita itu apabila telah baligh (haidh) maka tidak boleh baginya menampakkan tubuhnya kecuali ini dan ini, seraya menunjukkan wajah dan telapak tangannya.” [HR Abu Dawud]

Untuk batasan aurat seorang wanita di hadapan sesama wanita muslimah, wanita fajirah dan kâfirah.Terdapat tata cara sendiri.Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-’Utsaimin rahimahullâh memfatwakan: “Aurat wanita di hadapan sesama wanita tidaklah berbeda karena perbedaan agama. Sehingga aurat wanita dengan wanita muslimah sama dengan aurat wanita kafirah, dan aurat dengan wanita yang ‘afîfah (menjaga kehormatan diri) sama dengan aurat wanita fajirah. Kecuali bila di sana ada sebab lain yang mengharuskan untuk lebih menjaga diri. Akan tetapi wajib kita ketahui bahwa aurat itu bukan diukur dari pakaian, karena yang namanya pakaian itu harus menutupi tubuh. Walaupun aurat wanita dengan sesama wanita adalah antara pusar dan lutut, akan tetapi pakaian itu satu perkara sedangkan aurat perkara lain. Seandainya ada seorang wanita mengenakan pakain yang menutup tubuhnya dengan baik/rapi kemudian tampak dadanya atau kedua buah dadanya karena satu dan lain hal di hadapan wanita lain, sementara dia telah mengenakan pakaian yang menutupi tubuhnya dengan baik, maka hal ini tidak apa-apa. Adapun bila ia mengenakan pakaian pendek yang hanya menutupi pusar sampai ke lututnya dengan alasan aurat wanita dengan sesama wanita adalah dari pusar ke lutut maka hal ini tidak boleh, dan aku tidak yakin ada orang yang berpandangan demikian.”
(Majmu’ah As’ilah Tuhimmul Usratil Muslimah, hal. 83-84)

Aturan islam ditaati bukan untuk mempersulit diri,tapi untuk menyelamatkan umat manusia pada hari perhitungan nanti,kan kita sudah beriman bahwa hari perhitungan dan pembalasan pasti datang,tapi mengapa kita tidak melakukan perintahnya ini,apakah hati kita sudah tertutup rapat.Bayangkan saja amalan sekecil apapun akan diperhitungkan pada kiamat kelak.Oleh karena itu mari kenakan jilbab,apa sih susahnya kan itu agama kita,.mungkin pertama kali kita malu,okelah berubah itu proses,tapi setidaknya pakailah pakaian yg menutup aurat dengan cara sempurna.

Semoga kita terselamat kan pada hari pembalasan nanti yang tidak ada lagi keraguan kapan datangnya dan tidak ada perlindungan selain dari Allah swt.(Abkr)

0 komentar:

Poskan Komentar

Jazakallah